Monday, December 12, 2011

Siap Jadi Kamu Yang Baru



Terlintas dalam pikiran gue sebuah pertanyaan " Siapkah saya menjadi saya yang baru?". Pertanyaan itu muncul ketika gue dalam perjalanan pulang . Di perjalanan gue liat reklame segede dosa ( bukan segede gaban lagi…hehe…). Disitu terpampang sebuah iklan minuman tertuliskan “ Siap jadi kamu yang baru “. Gue mikir cocok banget nich kata-kata berhubung ini adalah bulan Desember dimana dalam hitungan hari kita akan menyongsong tahun baru. Biasanya orang-orang sibuk bikin rencana-rencana di tahun yang baru. Merancangkan segala sesuatu yang belum terealisasi di tahun-tahun sebelumnya. Tapi namanya orang kebanyakan biasanya semangatnya di awal doang!! Belum sampe akhir Januari gue rasa udah lupa sama plannya…sama apa yang di targetkan. Soalnya gue banget itu!! Heheh…

Satu tahun itu ada 12 bulan..52 minggu dan 365 hari. Pernah gag sich mikir selama 365 hari itu loe udah ngapain aja? Lupa!! Hari sebanyak itu gue pake buat ngapain aja. Maklum lah ingetan gue kan Cuma 1x 24 jam.  hehe…Maksud gue bukan begitu!! tapi pencapaian apa aja yang sudah loe dapatkan dari 365. Jangan bilang enggak ada!! Ada begitu banyak berkat yang Tuhan sediakan dalam 365 hari. Masa enggak ada satu pun yang inget? Coba pikirin bae-bae. Pencapaian apa aja yang sudah tercapai di tahun ini? Dalam perjalanannya manusia itu ibarat menapaki anak tangga. Seharusnya semakin hari semakin naik. Kalaupun harus turun artinya Tuhan sedang memampukan kita untuk menaiki kita ke tempat yang lebih tinggi lagi.

Belum lama gue ikut sebuah acara rohani dimana pembicaranya bilang. Kamu harus mampu berubah dari upik abu menjadi cinderelela. Kebanyakan orang berpikir kalau Upik Abu adalah orang yang jelek. Bukan itu makna filosofi sebenarnya. Filosofi dari upik abu adalah orang yang tidak menyadari bahwa dirinya cantik. Ya toh? Cinderlela itu kan basicnya udah cakep!! Jadi upik abu adalah orang yang tidak menyadari akan kemampuan dirinya sendiri. Banyak orang yang gag sadar kalau selama ini mereka menjadi upik abu. Upik abu tidaklah jelek, hanya ia tidak menyadari bahwa didalam dirinya terdapat potensi. Yang pertama kita lakukan untuk suatu perubahan adalah yakin dengan kemampuan yang kita miliki. Kamu itu berharga!! 

Jadi kalau memang mau melakukan suatu perubahan, mampukanlah diri kalian untuk bisa berubah dari upik abu menjadi Cinderelela. Mampukah kita menjadi diri kita yang baru? Jawabannya hanya ada di diri kita masing-masing. Setiap pilihan membawa perubahan. Jadi pastikan pilihanmu adalah pilihan yang terbaik supaya membawa dirimu pada perubahan ke arah yang lebih baik..
be positive..:)

3 comments:

  1. siap gak siap yach harus di siap2in dech...
    kan perubahan terjadi bukan menunggu kita siap tapi perubahan terjadi karena memang sudah waktunya,, menurut yang d atas sana lho...hehe

    ReplyDelete
  2. tapi perubahan itu kita bisa atur sesuai keinginan kita and niat kita untk mlakukan perubahan.,.,.jdi percma aja perubahan terjadi karena memang sudah wktu nya kalo kita lum ada niat untk brubah.,.,.,

    ReplyDelete
  3. Perubahan itu pilihan tinggal bgmn orang'nya mau memilih berubah atw ga...:p

    ReplyDelete