Wednesday, May 23, 2012

DILEMA BUKAN GALAU


Seberapa besar kalian berani menolak tawaran yang jelas-jelas memang kalian inginkan?. Tapi disisi lain ada pertimbangan yang membuat kalian berpikir ulang atas pilihan yang telah kalian buat? Atau tidak menerima tawaran tersebut?. Itulah yang saya alami menolak sebuah tawaran besar untuk bekerja di sebuah perusahan yang cukup besar. Bukan hanya sekali tapi dua kali. Sebagian teman saya bilang “Bodoh!!”. Dari beberapa proses seleksi dan lolos, justru pada tahap terakhir saya justru mengacaukan pilihan saya dengan memilih untuk tidak bergabung. Kenapa ?? Jawaban saya mengatakan Ga Sregg aja..Duuuiiiileehh!! Seperti tulisan di blog saya sebelumnya. Semua orang berpikir pasti kesempatan datang hanya sekali. Tapi bagi saya itu ada kelanjutannya. Kalau memang kesempatan hanya datang sekali banyak orang hidup dalam penyesalan. Karena saya yakin ada banyak orang di dunia ini menyesal atau ragu akan pilihan yang di buat. Dibilang nyesel, saya nyesel…nyesel banget tapi sejenak berpikir “This is not my passion”.  Kalo menyesali karena salah pilih pasangan hidup gimana dunk? Yah. Itu sich derita Loh!!! Heheh… ett belom selese..itu mah derita loh seumur hidup!!…hehe canda!!. Pilihan yang telah kita buat sebenarnya membawa kita pada tujuan yang sama walaupun jalan yang di tempuh berbeda. Betul ga? Klu menurut saya sich begitu.

Kalau jaman sekarang lagi ngetren Galau yang mengindikasikan keadaan dimana perasaan begitu gundah-gulana yang rata-rata di sebabkan oleh cinta.( Lebay.com gue!!) Mungkin kalau menyesal atas pilihan, saya namakan itu Dilema ( ini sch menurut gue sendiri, ga tau menurut para anak-anak Galay = Galau + Alay_:P ) Jangan pernah menggangap datangnya kesempatan hanya sekali. Kesempatan itu datang berulang kali tergantung bagaimana kita menggambil dan menciptakan peluang. Hidup itu hanya memilih dan pilihan kita akan membawa kita pada sebuah pilihan lagi. Begitu seterusnya..mpe binggung kan? Sama saya juga!!hehehe..Teman saya bilang dan nasehatnya menyadarkan saya tentang arti sebuah pilihan. Katanya “ Enggak ada yang namanya pilihan karena Tuhan selalu memberikan yang terbaik”.

 My God!! Kenapa kita selalu berpikir ada salah pilih? Enggak ada yang namanya salah pilih toh Tuhan akan selalu mengarahkan kita pada pilihan yang tidak pernah salah menurut Dia. Kalau kita salah memilih kita beranggapan pilihan itu membawa kita pada keburukan dan kegagalan. Justru pikiran akan salah itulah yang membuat kita gagal. Motivator kondang Mario Teguh pernah bilang, “ Rasa takut kita akan salah justru menyebabkan kita sering salah. Salah adalah proses menjadi benar”. Jadi kalau kalian sudah menggangap apa yang kalian pilih adalah sebuah pilihan yang salah. Mudah!! semua itu bisa di perbaiki. Asal tetap optimis. Percaya dech karena saya pernah dilema dengan yang namanya sebuah pilihan tapi buktinya apa yang saya pilih memang yang terbaik buat saya. Asal yakin!!. “ Ketika kita merasa kehilangan kesempatan. Yakinlah Tuhan akan menyimpannya dan menggantinya 2x lipat kelak pada waktu-Nya”  – Be positive J-

Thursday, December 22, 2011

I Promise Myself


Kalau ditanya hadiah terindah apa yang pernah di dapat? Diri ku akan menjawab 9 Janji. Ada janji yang harus diriku tepati dan semuanya sulit banget. Bo..sembilan janji?? satu aja susah beeuddd dijalanin!! Ini sampe sembilan. Sempurna!!  Tapi ini adalah hadiah terindah yang pernah diriku dapet dari seorang teman tepat di hari ulang tahun diriku. Pesannya janji ini harus di ucapkan tiap hari dan kalau ingin mengumandakan janji ini. Harus selalu diawali dengan " Aku harus berjanji...bla..bla...bla" Dan sembilan janji itu adalah..

9 janji..

"Aku harus berjanji...."

  1.  Aku harus memandang sisi terang dari segala sesuatu dan membuat optimismeku menjadi kenyataan
  2.  Aku harus berjanji bahwa aku harus memikirkan yang terbaik, bekerja untuk yang terbaik dan mengharapkan yang terbaik
  3. Aku harus melupakan kesalahan dimasa lalu dan bertekad secara gigih untuk mencapai prestasi besar dimasa depan.
  4. Aku harus berjanji aku harus begitu kuat sampai tidak ada satupun yang dapat menggangu ketenagan pikiranku.
  5. Aku harus percaya bahwa seluruh dunia berpihak pada diriku sejauh aku menampilkan yang terbaik dari yang ada  dalam diri q..
  6. Aku harus berjanji menjadi terlalu tegar untuk cemas,terlalu bermartabat untuk marah, terlalu kuat untuk takut dan terlalu bahagia untuk merasakan kehadiran masalah.
  7. Aku harus melihat semua teman-temanku merasa ada sesuatu yang berharga di dalam diri mereka.
  8. Aku harus menampilkan wajah gembira dan memberikan  senyuman manis pada setiap makhluk hidup yang aku temui.
  9. Aku harus bergembira atas kesuksesan orang lain seperti aku bergembira untuk kesuksesan diriku
Janji yang paling susah menurut diri qu adalah no 6. " Aku harus berjanji terlalu tegar untuk cemas". Tegar?? Tiba- tiba terlintas lagu Rosa.."Sing : Aku..tegar.." (bentar lagi di timpukin nyh...) "Terlalu bermartabat untuk marah", terlalu bermartabat? kesannya  keturunan Ningrat banget!! "Terlalu kuat untuk takut ". Kalau yang satu ini manusiawi ( Pembenaran untuk diri sendiri ) "Dan terlalu bahagia untuk merasakan kehadiran masalah " Gimana bisa?? 

Tapi yang pasti diri ku akan berusaha untuk memenuhinya. "Aku harus berjanji...!!!! " :) 
be..positive..

Monday, December 12, 2011

Siap Jadi Kamu Yang Baru



Terlintas dalam pikiran gue sebuah pertanyaan " Siapkah saya menjadi saya yang baru?". Pertanyaan itu muncul ketika gue dalam perjalanan pulang . Di perjalanan gue liat reklame segede dosa ( bukan segede gaban lagi…hehe…). Disitu terpampang sebuah iklan minuman tertuliskan “ Siap jadi kamu yang baru “. Gue mikir cocok banget nich kata-kata berhubung ini adalah bulan Desember dimana dalam hitungan hari kita akan menyongsong tahun baru. Biasanya orang-orang sibuk bikin rencana-rencana di tahun yang baru. Merancangkan segala sesuatu yang belum terealisasi di tahun-tahun sebelumnya. Tapi namanya orang kebanyakan biasanya semangatnya di awal doang!! Belum sampe akhir Januari gue rasa udah lupa sama plannya…sama apa yang di targetkan. Soalnya gue banget itu!! Heheh…

Satu tahun itu ada 12 bulan..52 minggu dan 365 hari. Pernah gag sich mikir selama 365 hari itu loe udah ngapain aja? Lupa!! Hari sebanyak itu gue pake buat ngapain aja. Maklum lah ingetan gue kan Cuma 1x 24 jam.  hehe…Maksud gue bukan begitu!! tapi pencapaian apa aja yang sudah loe dapatkan dari 365. Jangan bilang enggak ada!! Ada begitu banyak berkat yang Tuhan sediakan dalam 365 hari. Masa enggak ada satu pun yang inget? Coba pikirin bae-bae. Pencapaian apa aja yang sudah tercapai di tahun ini? Dalam perjalanannya manusia itu ibarat menapaki anak tangga. Seharusnya semakin hari semakin naik. Kalaupun harus turun artinya Tuhan sedang memampukan kita untuk menaiki kita ke tempat yang lebih tinggi lagi.

Belum lama gue ikut sebuah acara rohani dimana pembicaranya bilang. Kamu harus mampu berubah dari upik abu menjadi cinderelela. Kebanyakan orang berpikir kalau Upik Abu adalah orang yang jelek. Bukan itu makna filosofi sebenarnya. Filosofi dari upik abu adalah orang yang tidak menyadari bahwa dirinya cantik. Ya toh? Cinderlela itu kan basicnya udah cakep!! Jadi upik abu adalah orang yang tidak menyadari akan kemampuan dirinya sendiri. Banyak orang yang gag sadar kalau selama ini mereka menjadi upik abu. Upik abu tidaklah jelek, hanya ia tidak menyadari bahwa didalam dirinya terdapat potensi. Yang pertama kita lakukan untuk suatu perubahan adalah yakin dengan kemampuan yang kita miliki. Kamu itu berharga!! 

Jadi kalau memang mau melakukan suatu perubahan, mampukanlah diri kalian untuk bisa berubah dari upik abu menjadi Cinderelela. Mampukah kita menjadi diri kita yang baru? Jawabannya hanya ada di diri kita masing-masing. Setiap pilihan membawa perubahan. Jadi pastikan pilihanmu adalah pilihan yang terbaik supaya membawa dirimu pada perubahan ke arah yang lebih baik..
be positive..:)

Tuesday, November 1, 2011

Manusia Cermin

 
Sebenarnya manusia yang memerlukan cermin ialah manusia yang tidak percaya diri. Memang cermin berguna untuk merefleksikan diri kita dan mengkoreksi dari apa yang salah pada diri kita. Tapi…tidak harus setiap saat kita perlu cermin tampilah apa adanya dengan apa yang ada pada dirimu. Jadilah orang yang selalu tampil percaya diri. Lihatlah yang ada di sekelilingmu jangan berfokus pada apa yang nantinya orang akan katakana padamu.Tapi yakinlah kalau kamu mampu melakukan yang terbaik. Karena hidup akan terasa lebih baik bila kita melakukan yang terbaik.

Saturday, October 29, 2011

Tujuan Hidup


Suatu hari teman gue bertanya. “Apa sich tujuan hidup loe?” Gue hanya diam sambil mengernyitkan dahi, heran dengan pertanyaannya karena nggak biasanya dia mendadak serius. Tapi ga apa- apa lebih baik dia mendadak serius dari pada mendadak dangdut. Nah loh!!
 “Eeemmmm…..” lama gue diem sambil mikir .
 “Apa yach?” gue malah balik bertanya.
“Emmm….binggung en ga tahu??” Jawab gue.
“Jiahhhh….udah mikir lama cuma jawab nggaak tahu doank ” katanya dan dia agak kecewa dengan jawaban gue.
“Tapi Seenggaknya jawaban nggak tahu masih lebih baik dari pada gue jawab MENEKETEHE kan? Hehe..“ Kata gue sambil nyengir lebar-lebar .
Terus gue balik bertanya pada dia. “Klo loe…tujuan hidup loe apa?” Dia juga diam sambil mikir…dan mikirnya lebih lama dari pada gue.
”Belum tahu?” jawabnya tanpa dosa
“Yeah…loe aja enggak tahu, sama aja!!”.
“Karena gue enggak tahu makanya gue tanya” katanya sewot.    
Tapi dari pertanyaannya itu membuat gue berpikir en jadi inget kata-kata guru gue. Hidup itu seperti berlayar, katanya.  Kita harus tahu ke mana tempat yang akan kita tuju. Kalau kita enggak tahu tujuannya. Bagaimana bisa kita menggarahkan perahu kita tanpa tujuan?. Dan ini jadi bahan perenungan buat gue. Berarti kita harus punya tujuan dan untuk mencapai tujuan, kita harus punya planning. Dulu gue enggak terpikir sampai sejauh itu yang gue tahu hanya menjalani hidup tanpa tahu bagaimana cara menjalaninya. Punya planning pun enggak.
 Dan seperti slogan iklan “Life is never flat” hidup nggak akan datar-datar aja…akan ada banyak badai yang akan menghadang kita sebelum kita sampai pada tujuan. Dan yang terpenting bukan seberapa cepat kamu sampai tujuan .Tapi bagaimana kamu melewati prosesnya?.
Dan sekarang kalau ditanya apa tujuan hidup? Gue akan menjawab “Hidup gue hanya untuk mencari, mengejar dan membagi kebahagiaan dan gue pengen keberadaan gue menjadi kebahagiaan bagi orang lain. Itu aja sudah cukup. Walaupun gue tahu gue belum bisa membahagiakan orang lain…:)

Sunday, May 22, 2011

Hidup itu Kesempatan

 Beberapa hari yang lalu sempat nonton film kartun,tapi lupa judulnya apa. Salah satu tokohnya mengatakan. "Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan ke dua". Sejenak diriku berpikir. Bukankah kesempatan hanya datang sekali? begitu kan yang dikatakan banyak orang? diriku bertanya sendiri. Jadilah diriku menambahkan pada kalimat tersebut. "Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua tapi sayangnya kesempatan hanya datang sekali". Berarti mengigatkan kita untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan. 

Belum lama diriku juga membaca buku Rich Dad Poor Dadnya Robert T.Kiyosaki. Di buku itu ada sepenggal kalimat yang masih teringat di kepala diriku. "Kerugian terbesar dalam hidup adalah kehilangan kesempatan". Wuah,begitu pentingnya kesempatan itu ya? pikir diriku. Dan suatu hari diriku sempat membuat status di FB. Seperti yang tertulis di atas " Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua tapi sayangnya kesempatan hanya datang sekali". Tapi komentar dari teman-teman menyadarkan saya. "Fit..kesempatan enggak datang hanya sekali. Kesempatan selalu datang berulang kali. Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat kesempatan itu datang " Komentar salah satu teman. Diriku berpikir lagi,benar juga kalau memang kesempatan hanya datang sekali berarti cukup banyak orang di dunia ini yang hidup dalam penyesalan. Ternyata kesempatan tidak hanya datang sekali tapi datang berulang kali dengan cara dan bentuk yang berbeda. Dari komentar itu membuat saya sadar bahwa diriku juga harus memandang hidup dari sudut pandang yang berbeda.

Jadi bila ada yang sekarang merasa menyesal, hilangkanlah penyesalanmu itu karena hidup dalam penyesalan juga enggak berguna.Hidup adalah kesempatan, kesempatan untuk merasakan kebersamaan dengan orang-orang yang kamu sayangi. Be Positive :) 

Wednesday, May 18, 2011

Pertanyaan Bodoh

"Hidup itu seperti pertandingan" menurut kebanyakan orang. "Dan jadilah pemenang" itu menurut orang.

Suatu hari temanku bertanya. "Pernah enggak sich,terpikir oleh loe..Kalau diri loe merasa tertinggal dengan orang-orang yang memulai startnya bareng-bareng sama loe?" tanyanya. Dalam hati gue,masih bagus loe punya pemikiran seperti itu dari pada gue.Enggak ada pemikiran seperti itu sama sekali dalam diri gue.Tapi yang gue tahu teman gue ini tergolong sukses. Ia sudah mempunyai pekerjaan tetap, sudah menjadi penulis walaupun masih pemula dan usaha sampingan yang omsetnya empat kali lipat gajinya.

Pertanyaan itu tak lantas menguap dalam ingatan gue . Sampai suatu hari gue bertanya pada sahabat gue yang ada di luar kota yang sudah gue kenal dari jaman SMA dan memang pemikirannya jauh lebih maju dibadingkan dengan teman-teman yang lain. Dan ketika gue tanya melalui sms seperti itu,dia menjawab. "Bodoh!!" itulah reaksinya. Bodoh adalah kata-kata pamungkasnya. Gue jadi rada nyesel mengajukan pertanyaan itu ke dia. 

"Kamu tahu kenapa bodoh?" tanyanya.Kamu itu bodoh jika kamu berpikir seperti itu. pernahkah kamu berpikir kalau kamu merasa beruntung karena merasa tertinggal. Kamu seharusnya bersyukur karena merasa tertinggal. Sedangkan yang lainnya banyak yang harus berhenti. Kamu masih beruntung karena orang yang terdepan sadar bahwa tidak ada yang namanya garis finish.Jadi yang perlu kamu lakukan hanya bersyukur. Karena tidak ada orang sesempurna dirimu. 

Gue tercengang mendengarnya. Gue jadi ingat betul kalimat bijak dari motivator kondang Bpk. Mario Teguh, " Bukan kebahagiaan yang membuatmu bersyukur tapi dengan bersyukur kamu akan merasa bahagia".

So..siapa yang peduli dengan garis finish atau siapa yang mencapai finish terlebih dahulu. Hidup bukan seberapa cepat kamu sampai finish tapi bagaimana kamu melalui prosesnya. Dan hanya satu yang harus kamu lakukan yaitu bersyukur. 

Dan ingatlah bahwa orang yang terdepan sekalipun dapat menjadi yang terbelakang...:)